Reading
Add Comment
Selamat hari Ayah kepada saudara Bpk.Bahruddin. Sang Ayah
yang gagah perkasa terganteng dialam raya. Aku bangga menjadi bagian dari darah
Ayah. Pernah melingkarkan tanganku dilehermu. Memelukmu meskipun aku telah lupa
seperti apa rasanya semua itu.
Selamat hari Ayah ya, Yah. Aku tidak pernah menganggap Ayah
meninggal sedikitpun. Karena setiap langkah perjalanan hidupku, aku mengambil
inspirasi hidup dari cerita Ayah. Sebahagianya aku ataupun seterpuruknya aku,
pikiran dan hatiku selalu mengundangmu untuk ikut berbicara denganku. Lewat
doa, ataupun khayalan-khayalan bodohku.
Berbahagialah hari ini, Yah. Aku akan membutkan secangkir
kopi sebagai sedikit dari sekian banyak pengorbanan Ayah selama didunia sampai
sekarang, mendoakan dan melihatku tumbuh dari surga.
I love you untill the
end of time. I love you untill the rest of my life. I love you ‘till the time
will make us to meet again someday,
somewhere we belong to meet. ‘till I can grab your body and make my hands
arround your bay widow. You’re the only one,
our family’s. A good boy, inspiration and heart stirring.
Selamat hari Ayah ...

0 comments:
Post a Comment
Komentar