Reading
BUKIT CINA
Jadi ceritanya waktu itu aku sedang offday. dan si Ajay kerja sore. malam sebelumnya sudah punya rencana kesini. aku sih udah sering jalan kesini. meskipun lewat depan saja, nggak sampai naik bukitnya. (iya.. iya aku tau itu sama artinya aku belum pernah kesini. santai)
niat awalnya ya berangkat pukul 05.00 pagi. tapi memang kenyataan itu pahit. walaupun aku sudah berada dimalaysia, tapi masih setia menggunakan jam waktu indonesia bagian karet. padahal aku sudah set alarm dari puku 04.00, tapi waktu kriing-tunda kriiing..-tunda. well, kita jalan-jalan pukul 07.00 bagian malaysia. suasana masih sedikit gelap, belum pagi banget. disni panasnya mulai pukul 09.00. freshnya lagi, hari itu kita jalan pagi nggak pakai mandi. yey! merdekaaaaaa *usap ketek* wkwkw.
yang gini muka bantal. tapi ia masih dengan bangganya berpose. masih saja merasa cantik.
ini foto sih ya, bau juga nggak bakal ketahuan kan . hahaa (aku cuma ngelucu, Jay) #1
#1
sorry, posenya risih banget dilihat. aku masih terbawa mimpi semalem ngelawan ultramen. aku jadi powerangers gitu. jadi itu ceritanya sedang ngeluarin jurus kameha-meha mehaaaaaa !! walau lagi fight aku tetep senyum kok. "hadapi dengan senyuman" #2
#2
ini sunrisenya masih nongol dengan perkasa menyinari bukit china. seperti disambut, pas lagi foto dia muncul tiba-tiba dengan elegant. terus kita langsung take vidio ala jebraw. sayang, durasinya 10 detik saja. dan sayang, foto itu dihapus mentah-mentah sama Ajay. alasannya dia sedang nggak cantik pas dividio. #3
#3
Pucuk di China, Bukit pun tiba. ini dipucuknya bukit cina. ohiya FYI, bukit china tuh pemakaman orang-orang china. bukan taman bukit buat ayang-ayangan #4
Ini dari atas. itu yg warna kuning Hotel tempat kita trainee #5
#5
dan ini, jalan-jalan kita. fotonya banyak skip ya. cukup ini saja. laptop leleeeet bye..!
Trainee Malacca
